Cara Mengaktifkan Email Notifikasi Transaksi Bank & E-Wallet
Notifikasi push di HP hilang begitu notifikasi ditutup. Email notifikasi transaksi berbeda: dia permanen, bisa dicari, dan — kalau di-forward ke layanan pencatat seperti AutoExpense — bisa menjadi catatan keuangan otomatis. Berikut cara mengaktifkannya per bank dan e-wallet.
BCA
- Login ke myBCA atau KlikBCA
- Buka menu Pengaturan → Notifikasi Email (di KlikBCA: Enrollment → Alert BCA)
- Aktifkan alert untuk transaksi debit/kredit dan daftarkan alamat email kamu
Mandiri
- Login ke Livin' by Mandiri
- Buka Profil → Alamat Email, pastikan email terdaftar dan terverifikasi
- Atau melalui Klik Individual: Info Kuentang → Update Email, lalu aktifkan e-statement dan notifikasi transaksi
BRI
- Login ke BRImo atau BRI Internet Banking
- Buka Pengaturan → Email Notifikasi
- Aktifkan notifikasi email untuk transaksi
Bank Jago
- Buka aplikasi Jago
- Menu Profil → Pengaturan → Email
- Pastikan email terverifikasi — Jago mengirim email untuk setiap transaksi secara default
GoPay
- Buka aplikasi Gojek → tap profil
- GoPay → Pengaturan (ikon gerigi)
- Aktifkan Notifikasi Email untuk riwayat transaksi
OVO
- Buka aplikasi OVO
- Menu Profil → Pengaturan → Notifikasi
- Pastikan email terdaftar; buka email konfirmasi dari OVO untuk melihat riwayat transaksi yang terkirim
DANA
- Buka aplikasi DANA → Akun Saya
- Pengaturan → Notifikasi
- Aktifkan notifikasi email transaksi
ShopeePay
- Buka aplikasi Shopee → Akun Saya
- Pengaturan → Notifikasi
- Aktifkan notifikasi email untuk transaksi dompet digital
Setelah notifikasi aktif, apa selanjutnya?
Email notifikasi ini bisa di-forward otomatis ke AutoExpense agar setiap transaksi langsung tercatat — merchant, nominal, tanggal, dan kategori — tanpa input manual. Baca panduannya di Cara Mencatat Pengeluaran Otomatis dari Email Bank.